Wednesday, January 17, 2018

Buka Lapak Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo / Open Booth "Cerah" Library of Wonopringgo Village

Tahun Baru, Kegiatan Baru. Begitulah kira-kira kata yang tepat untuk menggambarkan keadaan yang ada di Desa Wonopringgo kali ini. Karena pada awal tahun ini, Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo beserta Karangtaruna Pringgodani Desa Wonopringgo berhasil menghadirkan kegiatan baru yang belum pernah ada sebelumnya. Kegiatan tersebut bertajuk "OPEN BOOTH PERPUSTAKAAN CERAH DESA WONOPRINGGO". Seperti apakah kegiatan tersebut berlangsung? Mari simak melalui uraian berikut ini...


New Year, New Activity. That's roughly the right word to describe the existing situation in Wonopringgo Village for this time. Because at the beginning of this year, "Cerah Library" of Wonopringgo Village along with Karangtaruna Pringgodani Wonopringgo Village succeeded in presenting new activities that never existed before. The event is entitled "OPEN BOOTH CERAH LIBRARY of WONOPRINGGO VILLAGE". What did activity look like? Let's look through the following description ...

Pada dasarnya, minat baca masyarakat Indonesia tidaklah rendah. Namun, karena kurangnya fasilitas penunjang, seperti contoh: Tidak adanya toko buku besar di Pekalongan, harga buku yang cenderung semakin mahal dari tahun ke tahun dan minimnya informasi. Sehingga membuat seolah-olah minat baca masyarakat Indonesia terlihat rendah. Padahal, nyatanya tidak selalu begitu. Masyarakat Indonesia hanya kurang mendapatkan dukungan akan keberadaan bahan bacaan yang murah, mudah, bervariasi dan berkualitas.

Basically, interest in reading of Indonesian society is not low. However, due to the lack of supporting facilities, such as the absence of major bookstores in Pekalongan, the price of books tend to be more expensive from year to year and the lack of information. So as make reading interest of Indonesian society look low. In fact, it is not always that case. Indonesians are lacking of support for the availability of cheap, easy, varied and quality reading materials.



Berbekal dari hal tersebut di atas, pengurus Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo serta Karangtaruna Pringgodani memiliki gagasan baru yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Yaitu dengan cara menghadirkan kegiatan yang bertajuk "OPEN BOOTH". Open Booth adalah kegiatan yang dilaksanakan dengan cara membawa beberapa koleksi buku yang ada di Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo, kemudian memajang buku koleksi tersebut pada lapak yang telah disediakan. Kegiatan yang untuk pertama kali ini berhasil dilaksanakan bersamaan dengan acara Car Free Day pada hari Minggu, 14 Januari 2017 pukul 06.30-08.30 WIB bertempat di area Alun-Alun Kajen, tepatnya di sekitaran Jalan Semeru. Pada dasarnya, kegiatan ini memiliki tujuan untuk membangkitkan minat baca dengan cara memfasilitasi bahan bacaan gratis dan berkualitas untuk masyarakat luas, utamanya masyarakat yang ada di Kabupaten Pekalongan.

Armed with above, the administrators of Cerah Library of Wonopringgo Village and Karangtaruna Pringgodani have new ideas that have never been done before. That is by presenting activities entitled "OPEN BOOTH". Open Booth is an activity carried out by bringing some collection of books in Cerah Library of Wonopringgo Village, then displaying collection books on the stall that has been provided. The first event was successfully carried out simultaneously with Car Free Day event on Sunday, January 14, 2017 at 06.30-08.30 WIB held at Kajen Square area, precisely in the vicinity of Semeru Street. Basically, this activity has some goal to generate interest in reading by facilitating free and quality reading materials for the wider community, especially the people in Pekalongan Regency.



Bahan bacaan gratis dan berkualitas di sini memiliki arti bahwa masyarakan atau pengunjung bebas membaca buku apapun yang tersedia di sekitaran lapak yang kami dirikan tanpa dipungut biaya apapun. Pada kesempatan kali ini, jumlah buku yang dibawa hanya sekitar 67 judul buku saja. Walaupun jumlah buku yang dibawa tidak terlalu banyak, namun berhasil menarik minat beberapa pengunjung Car Free Day yang ada di Alun-Alun Kajen. Hal itu menandakan bahwa sebenarnya minat baca masyarakat Indonesia tidaklah rendah. Kalau minat baca masyarakat Indonesia rendah, pasti tidak akan ada satupun orang yang akan mengunjungi booth yang kami sediakan.

Free reading materials and quality here means that the community or visitors are free to read any book that is available in the surrounding stalls that we established at no charge whatsoever. On this occasion, the number of books that we brought only about 67 book titles only. Although the number of books that were brought not too much, but managed to attract some visitors of Car Free Day in Kajen Square. It indicates that the actual interest of reading Indonesian society is not low. If the interest of reading Indonesian society is low, surely there will be no one who will visit our booth.



Jadi, bagaimana? Apakah kalian setuju bahwa minat baca masyarakat Indonesia itu rendah?

So how? Do you agree that reading interest of Indonesian society are low?

Bantu kami menghapus citra negatif yang tidak terbukti tersebut dengan cara menghadiri Open Booth yang akan kami laksanakan selanjutnya. Silahkan baca sepuasnya, gratis, tidak dipungut biaya apapun. Kalau masih belum puas, datang saja ke Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo (Ada di google maps) yang berada di area Balai Desa Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan. Perpustakaan kami BUKA SETIAP HARI Kecuali tanggal merah dari jam 09.00 - 22.00 WIB.

Help us remove the unproven negative image by attending Open Booth which will carry out next. Read unlimited, free of charge, free of charge. If still not satisfied, just come to Cerah Library of Wonopringgo  Village (Available on google maps) located in the area of Wonopringgo Village Hall, Pekalongan Regency. Our Libraries OPEN EVERY DAY except red dates from 09.00 - 22.00 WIB.


Ayo tunjukkan pada masyarakat luas bahwa minat baca masyarakat Indonesia tidak rendah.
SALAM LITERASI!!!

Let's show to the public that the reading interest of Indonesian society are not low.
REGARDS LITERACY!!!

Galeri lain acara ini dapat dilihat DI SINI
Other photos of this event can be seen HERE

Video acara ini dapat dilihat di atas atau melalui link berikut INI (Sedang Dalam Pengerjaan)
Video of this event can be seen above or through by following THIS LINK (In Process)

Wonopringgo Maju,
Wonopringgo Bersatu,
Wonopringgo MANTap!
Wonopringgo Maju, Bersatu, MANTap!

Salam MANTap!
"Menuju Wonopringgo MANTap! (Mandiri, Aman, Nyaman dan Terampil)"

0 komentar:

Post a Comment