Tuesday, July 3, 2018

Pentas Puas Aroma di Halaman GSG Pringgodani Desa Wonopringgo / "Pentas Puas Aroma" in outdoor of GSG Pringgodani Wonopringgo Village


Pada tanggal telah diadakan suatu acara yang sangat menarik dengan tajuk "Pentas Puas" yang diselenggarakan oleh brand Rokok Aroma di Halaman GSG Pringgodani Desa Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan. Acara tersebut diselenggarakan berkat kerjasama antara Brand Aroma dengan Pemerintah Desa Wonopringgo serta Karang Taruna Pringgodani Desa Wonopringgo. Dalam acara tersebut ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan, diantaranya adalah Festival Jajan Pasar, Fun Game serta hiburan rakyat. Lalu bagaimana keseruan acara tersebut berlangsung? Mari kita simak bersama-sama melalui uraian berikut ini...
On 5 August 2018 a very interesting event was held with the title "Pentas Puas" organized by the Cigarette Brand of Aroma at GSG Pringgodani Wonopringgo Village, Pekalongan Regency. The event was held thanks to the cooperation between Aroma Brand with The Government Wonopringgo Village and Karang Taruna Pringgodani of Wonopringgo Village. In the event there are some activities that are held, among there are the "Festival Jajan Rakyat", Fun Games and entertainment folk. Then how is the excitement of the event going on? Let us look together through the following description ...




Menurut rencana, seharusnya pada pukul 16.00 WIB akan dilaksanakan beberapa fun games dengan hadiah-hadiah menarik. Tetapi karena keadaan cuaca yang kurang mendukung, dikarenakan turun hujan lebat, acara fun games tersebut batal dilaksanakan. Karena pada malam harinya, akan dilaksanakan acara lainnya yaitu Festival Jajan Pasar serta Hiburan Rakyat. Jadi, fun games terpaksa ditiadakan. Tepat pukul 18.00 WIB pembawa acara mulai memainkan peranannya di atas panggung pesta rakyat yang terlihat mewah serta menghibur yang terletak tepat di depan pintu masuk menuju GSG Pringgodani Desa Wonopringgo. Pembawa acara memulainya dengan ajakan persuasif kepada masyarakat untuk mengunjungi acara tersebut, utamanya hiburan rakyat pentas puas aroma yang akan dilaksanakan sehabis Isya' yaitu sekitar pukul 19.30 WIB. Sembari menunggu waktu yang telah ditentukan, acara di tunda sejenak.


According to the plan, it should be at 16.00 WIB will be held some fun games with interesting prizes. But because of the unfavorable weather conditions, due to heavy rains, the fun games are canceled. Because in the evening, will be held other events namely the "Festival Jajan Rakyat" and entertainment folk. So, fun games had to be eliminated. Precisely at 18.00 pm the host began to play his role on the stage of a festive-looking and entertaining folk party that are located in front of the entrance to GSG Pringgodani Wonopringgo Village. The host started with a persuasive invitation to the community to visit the event, especially entertainment folk that will be held after Isya' which is around 19:30 pm. While waiting for the time specified, the event is delayed for a moment.



Sekitar pukul 19.45 pembawa acara kembali memecah kesunyian dengan ajakan-ajakan persuasif serta kata-kata hiburan menarik lainnya. Penonton belum banyak terlihat disekitaran tempat acara karena hujan sore tadi masih berlangsung hingga saat pembawa acara mulai memainkan peranannya untuk membuka acara pada malam hari tersebut. Acara dibuka dengan penampilan yang sangat apik dari artis lokal Pekalongan. Dengan membawakan lagu jaran goyang, pengisi acara seakan menarik minat para penonton untuk tetap berbondong-bondong mendatangi tempat diselenggarakannya acara. Sebagai selingan, sembari menunggu pengunjung semakin memadati tempat acara, di atas panggung diadakan permainan berhadiah menarik. Permainan tersebut adalah goyang bola yang dibawakan oleh dua orang peserta yang dilaksanakan dengan cara mengapit sebuah bola kecil diantara kepala dua peserta. Ketika alunan musik dimainkan, kedua peserta tersebut diharuskan untuk menari-nari menggoyangkan badan dengan syarat bola yang diapit tidak boleh jatuh. Namun, ketika musik berhenti dimainkan, peserta harus berhenti bergoyang dan tidak boleh merubah posisi sama sekali. Peserta dinyatakan menang jika alunan musik yang dibawakan telah habis serta bola yang diapit tidak jatuh dari apitan kedua peserta.

At around 19:45 the host of the show again broke the silence with persuasive invitations as well as other exciting entertainment words. The audience has not seen much around the venue because the rainy afternoon is still going on until the time the host starts playing his part to open the show at night. The event opened with a very neat appearance from local artist Pekalongan. By bringing the song "Jaran Goyang", the performers seemed to attract the audience to keep flocking to the venue of the event. As a distraction, while waiting for more visitors crowded the venue, on stage held a dance game with some prize. The game is a ball dance performed by two participants who performed by flanking a small ball between two participants heads. When the music is played, the two participants are required to dance with the condition that the flanked ball should not fall. However, when the music stops playing, the participants must stop swaying and should not change positions at all. Participants are declared victorious if music has been finished and the flanked ball does not fall from the clasp of both participants.



Selain hiburan di atas panggung, ada juga permainan berhadiah lainnya yang diadakan di luar panggung utama. Diantaranya adalah permainan lempar bola. Yaitu peserta diharuskan meleparkan bola kecil untuk dimasukkan ke dalam lubang target yang telah disediakan dengan nomor tertentu. Peserta dinyatakan menang ketika bola yang dilempar tepat sesuai sasaran dan hadiah akan diambil dari nomor lubang yang berhasil dibidik. Selain permainan tersebut, ada juga festival jajan rakyat yang diselenggarakan untuk semakin memeriahkan acara yang berlangsung. Diantara jajanan yang dijual adalah makanan ringan serta sajian khas Pekalongan yaitu Nasi Megono.

In addition to entertainment on stage, there are also other game with some prizes held outside the main stage. Among them are throwing ball's game. That is, participants are required to throwing a small ball to be inserted into the target hole that has been provided with a certain number. Participants are declared winning when the ball is thrown right on target and the prize will be taken from the number of holes that successfully targeted. In addition to these games, there is also a festival of people's snacks organized to further enliven the event that took place. Among the snacks sold is a snack and a typical dish Pekalongan namely "Megono Rice".



Semakin malam acara semakin meriah, karena pengisi acara mulai memainkan lagu-lagu populer yang sedang digemari oleh masyarakat. Para penonton yang telah datang memadati halaman GSG Pringgodani Desa Wonopringgo mulai terbawa suasana dengan melakukan gerakan-gerakan unik yang selaras dengan hiburan yang dibawakan oleh pengisi acara. Penonton yang sebagian besar diisi oleh pemuda Desa Wonopringgo pun semakin menyemarakkan acara ketika ada salah satu pemuda yang mengomando gerakan tarian yang ditata sedemikan rupa. Hingga gerakan tersebut pun diikuti oleh sebagian besar penonton yang sedang menikmati hiburan yang berlangsung sehingga tercipta suatu gerakan selaras yang terlihat apik. Semakin malam, acara pun semakin menarik. Ditandai dengan semakin menambahnya jumlah penonton yang memadati tempat berlangsungnya acara.

More night the show gets lively, as the performers begin to play songs that are popular in public. The spectators who have come in to the outdoor of GSG Pringgodani Wonopringgo Village began to get carried away by doing unique movements in harmony with entertainment performed by the performers. Audience mostly filled by the youth of Wonopringgo village also graced the event when there was one young man who commanded the dance movements arranged in such a way. Until the movement was followed by most of the spectators who were enjoying the entertainment that took place to create a movement that looks harmony. The more nights, the more interesting of the event. Marked by the increasing number of spectators who crowded the venue of the event.



Tepat pukul 23.00 WIB pembawa acara mulai menyampaikan salam perpisahannya. Dengan demikian acara "Pentas Puas Aroma bersama Karang Taruna Pringgodani" pun memasuki penghujung acara. Hingga tiba saatnya pembawa acara serta pengisi acara membawakan persembahan terakhir sekaligus menutup acara tersebut. Kami masyarakat Desa Wonopringgo menyambut baik dengan adanya acara yang sangat menarik tersebut. Harapannya kerjasama semacam ini, utamanya dari pihak brand Aroma bisa terus berlangsung atau mungkin pihak atau brand lain ada yang tertarik mengajak kerjasama dengan Pemerintah Desa Wonopringgo? Silahkan hubungi kami melalu tab kontak yang tersedia pada menu utama website desawonopringgo.com ini. Kami akan sangat terbuka dengan kerjasama-kerjasama yang menguntungkan bagi kedua belah pihak yang bekerjasama. Jadi tunggu apalagi? Ayo bermitra dengan Desa Wonopringgo...



Exactly at 23:00 pm the host began to deliver his farewell greeting. Thus the event "Pentas Puas Aroma bersama Karang Taruna Pringgodani" entered the end of the event. Until it was time for the host and performers to bring the last offering and close the event. We are Wonopringgo villagers welcomed the very interesting event. We hope of this kind of cooperation, especially from the Aroma brand can continue or maybe other parties or brands are interested to invite cooperation with the Government of Wonopringgo Village? Please contact us via the contact tab available on the main menu of this desawonopringgo.com website. We will be very open with the cooperation that is beneficial for both parties who work together. So what are you waiting for? Let's partner with Wonopringgo Village ...

Galeri lain acara ini dapat dilihat DI SINI
Other photos of this event can be seen HERE

Video acara ini dapat dilihat di atas atau melalui link berikut INI
Video of this event can be seen above or through by following THIS LINK 



Wonopringgo Maju,
Wonopringgo Bersatu,
Wonopringgo MANTap!,
Wonopringgo Maju, Bersatu, MANTap!

Salam MANTap!
"Menuju Wonopringgo MANTap! (Mandiri, Aman, Nyaman dan Terampil)"

0 komentar:

Post a Comment