Ritual Budaya Bersih "Sumur Keramat"

Mahasiswa TIM II KKN Undip Desa Wonopringgo mengikuti ritual kerja bakti bersih sumur keramat bersama warga bertempat di Desa Wonopringgo

Festival 3000 Piring Nasi Goreng Gratis

Pada tanggal 18 Agustus 2018 jam 19.30 WIB telah dilaksanakan Festival 3000 Piring Nasi Goreng Gratis di Sekitar Area Desa Wonopringgo

Dua Prestasi Nasional di Boyong ke Desa Wonopringgo

Membanggakan!!! Perpusdes Cerah Desa Wonopringgo berhasil meraih dua prestasi tingkat nasional

Pentas Puas Aroma

Pada tanggal 15 Februari 2018 telah diadakan suatu acara yang sangat menarik dengan tajuk "Pentas Puas" yang diselenggarakan oleh brand Rokok Aroma di Halaman GSG Pringgodani Desa Wonopringgo

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H

Pemerintah Desa Wonopringgo Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H - Minal Aidzin Wal Fa Idzin - Mohon Maaf Lahir dan Batin

Showing posts with label Perpustakaan. Show all posts
Showing posts with label Perpustakaan. Show all posts

Friday, April 27, 2018

Perpustakaan Desa Cerah Desa Wonopringgo Meluncurkan Kartu Anggota Baru / Village Library "Cerah" of Wonopringgo Village Launches a New Member Card

Bulan Mei dan April tahun ini mungkin menjadi salah satu periode tersibuk sebelum kegiatan menyibukkan lainnya berdatangan. Karena, periode tersebut merupakan hari dimana Perpustakaan Desa "Cerah" Desa Wonopringgo sedang mempersiapkan berbagai macam hal yang memang harus dipersiapkan. Desa Wonopringgo berhasil memperoleh kesempatan emas yang sangat berharga. Pasalnya, Perpustakaan desa kita menjadi wakil dari Kabupaten Pekalongan untuk mengikuti suatu perlombaan yang sangat bergengsi. Bukan main-main, kali ini Desa Wonopringgo, khususnya Perpustakaan Desa "Cerah" Desa Wonopringgo akan mewakili Kabupaten Pekalongan dalam ajang "Lomba Perpustakaan tingkat Provinsi Jawa Tengah". Tapi tunggu dulu... cerita menarik lainnya akan kami suguhkan pada paragraf selanjutnya. Akan sangat menyayangkan apabila anda hanya membaca sampai paragraf ini saja. Lalu, seperti apakah rupa hal menarik tersebut?


May and April on this year, may be one of the busiest periods before other busy activities arrive. Because, this period is the day where the Village Library "Cerah" of Wonopringgo Village is preparing various things that must be prepared. Wonopringgo Village managed to gain a precious golden opportunity. Because our village library is representative of Pekalongan Regency to follow a very prestigious competition. Not kidding, this time Wonopringgo Village especially the Village Library "Cerah" of Wonopringgo Village will represent Pekalongan Regency in the event of "Central Java Library Competition". But wait a minute ... another interesting story will serve in the next paragraph. It would be very unfortunate if you just read until this paragraph only. Then, what kind of the interesting things?


Bisa saja hal ini dikatakan sebagai sebuah sejarah. Karena ini merupakan kesempatan untuk pertamakalinya bagi Desa Wonopringgo, menjadi wakil Kabupaten Pekalongan dalam lomba perpustakaan tingkat Provinsi Jawa Tengah. Lebih dari itu, karena berita baiknya, Perpustakaan Desa "Cerah" Desa Wonopringgo berhasil masuk menjadi nominasi 6 besar perpustakaan desa terbaik se-Provinsi Jawa Tengah tahun 2018. Minimal, perpustakaan desa kita akan mendapatkan penghargaan di tingkat Provinsi Jawa Tengah. Paling tidak, kita sudah mengamankan predikat Juara Harapan 3 pada ajang tersebut. Namun, bukan Desa Wonopringgo namanya jika hanya berpuas diri pada keadaan itu. Kami akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk memperoleh predikat yang lebih baik. Karena target dan harapan yang kami inginkan tidak main-main, oleh karena itu, Perpustakaan Desa "Cerah" Desa Wonopringgo banyak melakukan terobosan menarik. Salah satunya dengan meluncurkan kartu anggota.


It could be said to be a history. Because this is the first opportunity for Wonopringgo Village, become the representative of Pekalongan Regency in the library competition level Central Java Province. More than that, because the other good news, Village Library  "Cerah" Wonopringgo Village successfully entered into the nomination of the top 6 best village libraries in Central Java Province in 2018. At a minimum, our village library will get an award at Central Java Provincial level. At least, we have secured the title of vice 3 champion at the event. However, is not Wonopringgo Village namely if only complacent on that situation. We will keep trying our best to get a better predicate. Because our targets and expectations that we want are not kidding, therefore, the Village Library "Cerah" of Wonopringgo Village made many interesting breakthroughs. One of them by launching membership card.


Kartu anggota yang kami maksud bukan hanya kartu anggota alakadarnya yang berkesan "yang penting ada" namun lebih dari itu. Kartu anggota Perpustakaan Desa "Cerah" Desa Wonopringgo sengaja didesain secara khusus untuk mempercepat proses peminjaman buku. Karena selama ini, proses peminjaman buku di perpustakaan kami tergolong dalam kategori yang menyita waktu alias lama. Apalagi ketika peminjam yang datang jumlahnya sangat banyak, pasti akan sangat menyita waktu. Karena pada mulanya, sistem peminjaman yang ada di perpustakaan kami masih menggunakan pencatatan manual satu persatu melalui aplikasi microsoft excel pada komputer petugas.

The member card we mean is not just carelessly member card who was impressed "perfunctory" but more than that. The members in Village Library "Cerah" of Wonopringgo Village deliberately designed specifically to accelerate the process of borrowing books. Because all this time, the process of borrowing books in our library belong to the category that takes a long time. Especially when the borrowers who come very much, will be very time-consuming. Because at first, the lending system in our library are still using manual recording one by one through microsoft excel application on the officer's computer.


Berbekal dari permasalahan tersebut, akhirnya proses peminjaman dan pengembalian buku yang ada di perpustakaan kami telah berubah menjadi sistem otomasi menggunakan komputer. Sebenarnya, selain mengandalkan kecepatan otomasi pada komputer, sistem peminjaman dan pengembalian buku yang dilakukan secara manual masih digunakan. Hal tersebut dilakukan ketika ada kendala pada komputer, semisal ketika listrik padam. Sistem otomasi yang kami gunakan juga bukan sistem otomasi yang ala kadarnya. Sistem otomasi tersebut mengintegrasikan basis data yang kami miliki dengan barcode yang ada pada kartu anggota serta barcode yang ada pada label buku. Jadi, ketika ada pengunjung yang akan meminjam buku, tinggal pindai barcode yang ada pada kartu anggota untuk menampilkan data peminjam. Setelah itu, tinggal scan barcode yang ada pada buku yang akan dipinjam, untuk menampilkan data buku yang akan dipinjam. Semudah itu proses peminjaman buku yang ada di Perpustakaan Desa "Cerah" Desa Wonopringgo. Dengan sistem peminjaman yang baru ini, proses peminjaman dan pengembalian buku dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari satu menit.

Because of these problems, ultimately the process of borrowing and returning books in our library has been transformed into a computerized automation system. Actually, in addition to relying on the speed of automation on the computer, manual borrowing and return systems are still used. This is done when there are obstacles on the computer, such as when power outages. The automation system that we use are not a simple automation system. The automation system integrates our data base with the existing barcodes on member cards as well as the barcodes contained on the book labels. So, when there are visitors who will borrow books, just scan the barcode that is on the member card to display the data of the borrower. After that, just scan the existing barcode on the book to be borrowed, to display the data of books to be borrowed. It's that easy process of borrowing books in the Village Library "Cerah" Desa Wonopringgo. With this new lending system, the process of borrowing and returning books can be completed in less than a minute.


Lantas, sudah punya kah kamu kartu anggota Perpustakaan Desa "Cerah" Desa Wonopringgo? Kalau belum, kamu bisa melakukan pendaftaran online melalui website desawonopringgo.com atau melalui tautan INI. Setelah itu, tinggal mengaktifkan nomor anggota dan memperoleh kartu anggota yang akan kamu dapatkan pada hari itu juga. Hebatnya, kartu yang lumayan canggih itu dibuat dengan tidak memungut biaya apapun dari calon anggota perpustakaan, alias gratis. Walaupun kartu gratisan, tetapi ada banyak keuntungan yang diperoleh bagi pemilik kartu anggota tersebut. Diantaranya adalah:
1. Bebas biaya peminjaman buku.
2. Bebas biaya peminjaman CD/DVD/Film.
3. Bebas biaya peminjaman bahan pustaka lainnya.
4. Bebas akses komputer.
5. Bebas akses internet (Khusus di komputer Perpusdes)

So, have you got a card member in Village Library "Cerah" of Wonopringgo Village? If not, you can register online through desawonopringgo.com website or via THIS link. After that, just activate the member number and get the membership card that you will get on the same day. Remarkably, the sophisticated card was made with no charge of any candidate members of the library, it's free. Although the card is free, but there are many advantages to the owner of the card. Among that are:
1. Free of books loan.
2. Free of CD / DVD / Film loan.
3. Free of other library materials loan.
4. Free of computer access.
5. Free of internet access (Especially on computer library).



Jadi, tunggu apalagi? Segera miliki kartu anggota Perpustakaan Desa "Cerah" Desa Wonopringgo. Info lebih lanjut, hubungi Perpustakaan Desa "Cerah" Desa Wonopringgo.

So what are you waiting for? Immediately have a member card in Library Village "Cerah" of Wonopringgo Village . For more information, just contact Library Village "Cerah" of Wonopringgo Village


Wonopringgo Maju,
Wonopringgo Bersatu,
Wonopringgo MANTap!,
Wonopringgo Maju, Bersatu, MANTap!

Salam MANTap!
"Menuju Wonopringgo MANTap! (Mandiri, Aman, Nyaman dan Terampil)"

Thursday, January 18, 2018

Monitoring Program Kerja di Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo Oleh Perpuseru Pusat / Monitoring Work Program on Cerah Library of Village Wonopringgo By Perpuseru Central

Pada hari Rabu, 17 Januari 2018 Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo mendapatkan kunjungan dari Perpuseru Pusat. Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk memonitoring kegiatan yang ada di Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo. Selain itu, dalam kunjungan tersebut juga ada diskusi singkat mengenai pengembangan kegiatan di perpustakaan. Kunjungan ini bukan kunjungan biasa, karena dihadiri langsung oleh perwakilan dari Perpuseru pusat yang datang langsung dari Jakarta. Bagaimanakah kunjungan tersebut berlangsung? Lalu, menghasilkan apa? Mari kita simak sama-sama melalui uraian berikut ini...


On Wednesday, January 17, 2018 Cerah Library of Wonopringgo Village gets a visit from "Perpuseru" Central. The visit is intended to monitor the activities in Cerah Library of Wonopringgo Village. In addition, there were also brief discussions on the development of library activities. This visit was not an ordinary visit, as it was attended by representatives from Perpuseru central  who came directly from Jakarta. How did the visit last? Then, what produce? Let us look together through the following description...

Tepat pukul 09.30 WIB, rombongan yang wakili oleh segenap Pengurus Perpustakaan Daerah Kabupaten Pekalongan, Fasilitator Perpuseru Kabupaten Pekalongan serta tamu istimewa dari Perpuseru pusat. Pada kesempatan kali ini, Perpustakaan Daerah Kabupaten Pekalongan diwakili oleh saudara Untung, saudara Wahyu dan saudari Mirta. Sementara itu, Fasilitator Perpuseru Kabupaten Pekalongan diwakili oleh saudara Najakh. Untuk tamu istimewa dari Perpuseru Pusat diwakili oleh saudari Niklah Dina Nomida yang menjabat sebagai Koordinator Perpuseru wilayah Jawa Tengah - Kalimantan.

Exactly at 09.30 WIB, entourage represented by administrators Regional Library of Pekalongan Regency, Facilitator Perpuseru of Pekalongan Regency and special guest from Perpuseru central. On this occasion, Regional Library of Pekalongan Regency was represented by Mr. Untung, Mr. Wahyu and Mrs. Mirta. Meanwhile, Facilitator of Perpuseru Pekalongan Regancy was represented by Mr. Najakh. For the special guests of Perpuseru Central is represented by Mrs. Niklah Dina Nomida who serves as the coordinator of Perpuseru Central Java - Kalimantan.

Untuk informasi, Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo telah tergabung dalam program Perpuseru yang digawangi oleh Coca-Cola Foundation dan Bill & Melinda Gates Foundation serta Perpustakaan Daerah Kabupaten Pekalongan.

For information, Cerah Library of Wonopringgo Village has been incorporated in the program of Perpuseru which is headed by Coca-Cola Foundation and Bill & Melinda Gates Foundation and Regional Library of Pekalongan Regency.

Sesampainya di area Balai Desa Wonopringgo, rombongan langsung disambut oleh Kepala Desa Wonopringgo dan juga segenap pengurus Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo. Setelah itu, rombongan langsung dipersilahkan masuk ke dalam Balai Desa Wonopringgo. Di dalam Balai Desa Wonopringgo terjadi perbincangan yang sangat menarik. Saudari Dina selaku Koordinator Perpuseru Pusat banyak berbagi cerita dan membagikan semangat untuk terus mengembangkan perpustakaan di desa. Selain itu, Dina juga menekankan agar pengurus perpustakaan desa mampu membuat sesuatu atau kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Supaya kedepannya perpustakaan bisa menjadi tempat rujukan untuk memperoleh informasi dan juga bisa menjadi pusat kegiatan yang ada di desa.

Arriving at the area of Wonopringgo Village Hall, the entourage was immediately greeted by Village Head of Wonopringgo and also administrators Cerah Library of Wonopringgo Village. After that, the entourage is directly invited into the Village Hall Wonopringgo. In the Village Hall of Wonopringgo there was a very interesting conversation. Mrs. Dina as the Coordinator of Perpuseru Central shared many stories and shared the spirit to keep on developing library in the village. In addition, Mrs. Dina also emphasized that the administrators of village library are able to create something or activities that are beneficial to surrounding community. In the future, the library can be a reference place to obtain information and can also be a center of activities in the village.

Menurut Dina, Desa Wonopringgo memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan. Namun, karena kurangnya informasi dan fasilitas yang dimiliki oleh masyarakat pelaku Usaha Kecil, Mikro dan Menengah (UMKM) mengakibatkan potensi yang seharusnya bisa meledak tersebut belum bisa berkembang sesuai yang diharapkan. Seharusnya, pengurus perpustakaan desa yang mayoritas diisi oleh pemuda-pemudi yang hidup di era yang serba digital ini, dapat membaca kekurangan tersebut. Lalu, membuat kegiatan atau pelatihan yang bisa meminimalisir kekurangan tersebut di atas. Namun tanpa sumbangsih dari masyarakat, program yang dirancang oleh perpustakaan dan pemerintah desa akan mati sebelum berkembang. Jadi, partisipasi masyarakat sangatlah diperlukan.

According to Mrs. Dina, Wonopringgo Village has many potentials that can be developed. However, due to lack of information and facilities owned by the community of Small, Micro and Medium Enterprises (MSMEs), the potential that could have exploded could not develop as expected. Supposedly, majority of village library managers filled by young people living in this digital age can read the shortcomings. Then, create an activity or training that can minimize the above deficiencies. But without the contributions of the community, programs designed by libraries and village governments will die before they develop. Thus, community participation is necessary.



Karena keterbatasan waktu, kunjungan yang sangat bermanfaat ini harus berakhir dalam waktu yang singkat. Tepat pukul 12.00 WIB rombongan perpustakaan dan perpuseru harus meninggalkan Desa Wonopringgo. Karena harus mengejar waktu untuk mengunjungi sekaligus memonitoring perpustakaan atau taman bacaan lain yang juga bermitra dengan perpuseru. Sebelum meninggalkan Desa Wonopringgo, rombongan terlebih dahulu mengunjungi Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo yang berada di halaman area Balai Desa Wonopringgo. Kembali, saudara Dina menambahkan bahwa apa yang telah dilakukan oleh Pengurus Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo sudah cukup baik. Bahkan sudah lebih baik dibandingkan desa-desa lainnya yang belum memiliki ataupun tergerak untuk mengembangkan perpustakaan di desa. Namun, harus terus melakukan inovasi atau gebrakan yang sangat berguna bagi masyarakat sekitar agar Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo dapat semakin berkembang lagi kedepannya.

Due to time constraints, this very useful visit should end in a short time. Precisely at 12.00 pm entourage of library and perpuseru must leave Wonopringgo Village. Having to pursue the time to visit and monitor libraries that also partner with the perpuseru. Before leaving the village of Wonopringgo, the entourage visited Cerah Library Village of Wonopringgo located in the courtyard area of Wonopringgo Village Hall. Again, Mrs. Dina added that what has been done by the Administrator Library of Wonopringgo Village is good enough. Even better than other villages that don't have or be active to develop the library in the village. However, it should continue to innovate or breakthrough that is very useful for the surrounding community to Cerah Library of Wonopringgo Village can be more evolve in the future.

Setelah kunjungan monitoring tersebut, Pengurus Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo langsung bergerak cepat untuk menambal kekurangan-kekurangan yang ada. Selain itu, para pengurus perpustakaan juga mulai pelan-pelan dan sedikit demi sedikit menerapkan usulan yang didapat dari kunjungan monitoring tersebut di atas. Tidak hanya itu, kedepannya juga akan ada kegiatan atau pelatihan yang telah disusun oleh Pengurus Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo yang akan sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Penasaran kegiatan apa yang akan kita lakukan? Nantikan cerita-cerita menggebrak kami lainnya.

After the monitoring visit, administrator Cerah Library of Wonopringgo Village immediately moved quickly to patch up the deficiencies. In addition, the librarian administrators also began slowly and gradually apply proposals obtained from the monitoring visits mentioned above. Not only that, in the future there will also be activities or training that has been prepared by the administrator Cerah Library of Wonopringgo Village that will be very beneficial to the surrounding community. Curious what activities will we do? Look forward to our other hit stories.




Wonopringgo Maju,
Wonopringgo Bersatu,
Wonopringgo MANTap!,
Wonopringgo Maju, Bersatu, MANTap!

Salam MANTap!
"Menuju Wonopringgo MANTap! (Mandiri, Aman, Nyaman dan Terampil)"

Wednesday, January 17, 2018

Buka Lapak Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo / Open Booth "Cerah" Library of Wonopringgo Village

Tahun Baru, Kegiatan Baru. Begitulah kira-kira kata yang tepat untuk menggambarkan keadaan yang ada di Desa Wonopringgo kali ini. Karena pada awal tahun ini, Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo beserta Karangtaruna Pringgodani Desa Wonopringgo berhasil menghadirkan kegiatan baru yang belum pernah ada sebelumnya. Kegiatan tersebut bertajuk "OPEN BOOTH PERPUSTAKAAN CERAH DESA WONOPRINGGO". Seperti apakah kegiatan tersebut berlangsung? Mari simak melalui uraian berikut ini...


New Year, New Activity. That's roughly the right word to describe the existing situation in Wonopringgo Village for this time. Because at the beginning of this year, "Cerah Library" of Wonopringgo Village along with Karangtaruna Pringgodani Wonopringgo Village succeeded in presenting new activities that never existed before. The event is entitled "OPEN BOOTH CERAH LIBRARY of WONOPRINGGO VILLAGE". What did activity look like? Let's look through the following description ...

Pada dasarnya, minat baca masyarakat Indonesia tidaklah rendah. Namun, karena kurangnya fasilitas penunjang, seperti contoh: Tidak adanya toko buku besar di Pekalongan, harga buku yang cenderung semakin mahal dari tahun ke tahun dan minimnya informasi. Sehingga membuat seolah-olah minat baca masyarakat Indonesia terlihat rendah. Padahal, nyatanya tidak selalu begitu. Masyarakat Indonesia hanya kurang mendapatkan dukungan akan keberadaan bahan bacaan yang murah, mudah, bervariasi dan berkualitas.

Basically, interest in reading of Indonesian society is not low. However, due to the lack of supporting facilities, such as the absence of major bookstores in Pekalongan, the price of books tend to be more expensive from year to year and the lack of information. So as make reading interest of Indonesian society look low. In fact, it is not always that case. Indonesians are lacking of support for the availability of cheap, easy, varied and quality reading materials.



Berbekal dari hal tersebut di atas, pengurus Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo serta Karangtaruna Pringgodani memiliki gagasan baru yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Yaitu dengan cara menghadirkan kegiatan yang bertajuk "OPEN BOOTH". Open Booth adalah kegiatan yang dilaksanakan dengan cara membawa beberapa koleksi buku yang ada di Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo, kemudian memajang buku koleksi tersebut pada lapak yang telah disediakan. Kegiatan yang untuk pertama kali ini berhasil dilaksanakan bersamaan dengan acara Car Free Day pada hari Minggu, 14 Januari 2017 pukul 06.30-08.30 WIB bertempat di area Alun-Alun Kajen, tepatnya di sekitaran Jalan Semeru. Pada dasarnya, kegiatan ini memiliki tujuan untuk membangkitkan minat baca dengan cara memfasilitasi bahan bacaan gratis dan berkualitas untuk masyarakat luas, utamanya masyarakat yang ada di Kabupaten Pekalongan.

Armed with above, the administrators of Cerah Library of Wonopringgo Village and Karangtaruna Pringgodani have new ideas that have never been done before. That is by presenting activities entitled "OPEN BOOTH". Open Booth is an activity carried out by bringing some collection of books in Cerah Library of Wonopringgo Village, then displaying collection books on the stall that has been provided. The first event was successfully carried out simultaneously with Car Free Day event on Sunday, January 14, 2017 at 06.30-08.30 WIB held at Kajen Square area, precisely in the vicinity of Semeru Street. Basically, this activity has some goal to generate interest in reading by facilitating free and quality reading materials for the wider community, especially the people in Pekalongan Regency.



Bahan bacaan gratis dan berkualitas di sini memiliki arti bahwa masyarakan atau pengunjung bebas membaca buku apapun yang tersedia di sekitaran lapak yang kami dirikan tanpa dipungut biaya apapun. Pada kesempatan kali ini, jumlah buku yang dibawa hanya sekitar 67 judul buku saja. Walaupun jumlah buku yang dibawa tidak terlalu banyak, namun berhasil menarik minat beberapa pengunjung Car Free Day yang ada di Alun-Alun Kajen. Hal itu menandakan bahwa sebenarnya minat baca masyarakat Indonesia tidaklah rendah. Kalau minat baca masyarakat Indonesia rendah, pasti tidak akan ada satupun orang yang akan mengunjungi booth yang kami sediakan.

Free reading materials and quality here means that the community or visitors are free to read any book that is available in the surrounding stalls that we established at no charge whatsoever. On this occasion, the number of books that we brought only about 67 book titles only. Although the number of books that were brought not too much, but managed to attract some visitors of Car Free Day in Kajen Square. It indicates that the actual interest of reading Indonesian society is not low. If the interest of reading Indonesian society is low, surely there will be no one who will visit our booth.



Jadi, bagaimana? Apakah kalian setuju bahwa minat baca masyarakat Indonesia itu rendah?

So how? Do you agree that reading interest of Indonesian society are low?

Bantu kami menghapus citra negatif yang tidak terbukti tersebut dengan cara menghadiri Open Booth yang akan kami laksanakan selanjutnya. Silahkan baca sepuasnya, gratis, tidak dipungut biaya apapun. Kalau masih belum puas, datang saja ke Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo (Ada di google maps) yang berada di area Balai Desa Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan. Perpustakaan kami BUKA SETIAP HARI Kecuali tanggal merah dari jam 09.00 - 22.00 WIB.

Help us remove the unproven negative image by attending Open Booth which will carry out next. Read unlimited, free of charge, free of charge. If still not satisfied, just come to Cerah Library of Wonopringgo  Village (Available on google maps) located in the area of Wonopringgo Village Hall, Pekalongan Regency. Our Libraries OPEN EVERY DAY except red dates from 09.00 - 22.00 WIB.


Ayo tunjukkan pada masyarakat luas bahwa minat baca masyarakat Indonesia tidak rendah.
SALAM LITERASI!!!

Let's show to the public that the reading interest of Indonesian society are not low.
REGARDS LITERACY!!!

Galeri lain acara ini dapat dilihat DI SINI
Other photos of this event can be seen HERE

Video acara ini dapat dilihat di atas atau melalui link berikut INI (Sedang Dalam Pengerjaan)
Video of this event can be seen above or through by following THIS LINK (In Process)

Wonopringgo Maju,
Wonopringgo Bersatu,
Wonopringgo MANTap!
Wonopringgo Maju, Bersatu, MANTap!

Salam MANTap!
"Menuju Wonopringgo MANTap! (Mandiri, Aman, Nyaman dan Terampil)"

Galeri Foto Buka Lapak Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo / Photo Gallery of Open Booth "Cerah" Library of Wonopringgo Village

Tahun Baru, Kegiatan Baru. Begitulah kira-kira kata yang tepat untuk menggambarkan keadaan yang ada di Desa Wonopringgo kali ini. Karena pada awal tahun ini, Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo beserta Karangtaruna Pringgodani Desa Wonopringgo berhasil menghadirkan kegiatan baru yang belum pernah ada sebelumnya. Kegiatan tersebut bertajuk "OPEN BOOTH PERPUSTAKAAN CERAH DESA WONOPRINGGO". Seperti apakah kegiatan tersebut berlangsung? Mari simak melalui uraian berikut ini...

New Year, New Activity. That's roughly the right word to describe the existing situation in Wonopringgo Village for this time. Because at the beginning of this year, "Cerah Library" of Wonopringgo Village along with Karangtaruna Pringgodani Wonopringgo Village succeeded in presenting new activities that never existed before. The event is entitled "OPEN BOOTH CERAH LIBRARY of WONOPRINGGO VILLAGE". What did activity look like? Let's look through the following description ...

Informasi Lebih Lanjut: BACA DI SINI

For More Info: HERE






















Monday, October 16, 2017

Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo Akan Mendapatkan Bantuan Dari Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah / "Cerah" Library of Wonopringgo Village Will Get Donations From Central Java Provincial Library

Saat ini dua pengurus Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo sedang mengikuti "Bimtek Pengelola Perpustakaan Desa Tingkat Provinsi" yang diadakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah. Bimtek (Bimbingan Teknik) tersebut dilaksanakan di Hotel Santika, Kota Semarang. Acara tersebut dimulai sejak Senin, 16 Oktober 2017 dan berakhir pada Rabu, 18 Oktober 2017. Kegiatan tersebut bersifat wajib bagi perpustakaan yang akan menerima bantuan dari Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah.

Currently two administrators of "Cerah" Library of Wonopringgo Village are following the "Technical Guidance of Library Management on Provincial Level" held by the Office of Archives and Library of Central Java Province. Technical Guidance is held in Santika Hotel's, at Semarang City. The event started on Monday, October 16, 2017 and ended on Wednesday, October 18, 2017. The activity is mandatory for libraries that will receive donation from the Central Java Provincial Library.

Untuk acara Bimtek kali ini, pengurus Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo diwakili oleh dua pemuda-pemudi terbaiknya, yaitu saudara Ibnu Ziyad sebagai Ketua Perpustakaan dan Intan Kusuma Dewi sebagai Pelaksana Harian Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo. Perlu diketahui, Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo untuk tahun ini, akan mendapatkan bantuan dari Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah. Acara Bimtek tersebut bersifat wajib bagi perpustakaan desa atau kelurahan yang akan menerima bantuan. Bentuk bantuan yang dimaksud adalah bantuan yang berupa sejumlah buku dan rak buku yang berjumlah sebanyak 2 buah. Oleh karena itu, Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo mengirimkan dua wakilnya untuk menghadiri acara tersebut. Karena jika tidak mengirimkan perwakilan untuk mengikuti bimtek, bantuan yang telah ada akan dialihkan kepada perpustakaan lain.

For this event, at this time administrator of "Cerah" Library of  Wonopringgo Village are represented by two of best youngsters, namely Ibnu Ziyad as the Head of Library and Intan Kusuma Dewi as Daily Executor of "Cerah" Library of Wonopringgo Village. Please note, "Cerah" Library of Wonopringgo Village for this year, will get help from the Central Java Provincial Library. This event is mandatory for the village library that will receive some help. The form of assistance in question is donation of several books and bookshelves, amounting to 2 pieces. Therefore, "Cerah" Library of Wonopringgo Village sent two representatives to attend this event. Because if it does not send a representative to follow this technical guidance, existing donations will bestow to other libraries.


 Intan Kusuma Dewi dan Ibnu Ziyad Saat Mengikuti Bimtek / IKD and IZ When Following Technical Guidance

Perwakilan Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo Saat Sedang Mempraktekkan Materi Yang Telah Disampaikan Representative of "Cerah" Library of Wonopringgo Village While Practicing the Material That Has Been Delivered
Acara ini memiliki beberapa tujuan, diantaraya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang perpustakaan, membekali ilmu pengetahuan tentang perpustakaan kepada pengelola dan memeberikan motivasi kepada pengelola untuk mengembangkan perpustakaan. Hal tersebut sangat sejalan dengan materi yang akan disampaikan. Diantaranya adalah administrasi perpustakaan, klasifikasi dan praktek, katalogisasai dan praktek, Aplikasi teknologi informasi perpustakaan, Perawatan bahan perpustakaan serta layanan dan promosi perpustakaan. Nyatanya, materi yang disusun adalah hal-hal yang sangat diperlukan untuk mengelola dan mengembangkan perpustakaan. Dengan mengirimkan wakilnya untuk mengikuti bimtek tersebut, akan ada hal positif yang akan ditularkan oleh suadara Ziyad dan Intan kepada pengurus perpustakaan ataupun warga lainnya. Harapannya, akan ada peningkatan pelayanan serta kualitas dari Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo, sehingga dapat lebih bermanfaat dan dimanfaatkan oleh masyarakat luas, khususnya warga Desa Wonopringgo itu sendiri.

This event has several goals, among them are to improve the quality of human resources of libraries sector, equip knowledge of library's administrator and give motivation to develop the library. This is very appropriate with the material to be delivered. Among them are library administration, classification and practice, catalogisasi and practice, Application information technology of library, Maintenance of library materials as well as library services and promotion. In a fact, the materials given are the things that are needed to manage and develop the library. By sending representative to follow this event, there will be a positive thing that will be transmitted by Ziyad and Intan to other libraries administrator or other society. Hopefully, there will be improvement of service and quality of "Cerah" Library of Wonopringgo Village, so it can be more useful and exploited by the wider society, especially Wonopringgo villagers.



Setelah mengikuti acara bimtek ini, bantuan dari Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah akan sesegera mungkin didistribusikan kepada Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo. Menurut rencana, apabila tidak ada halangan, bantuan tersebut akan diserahkan langsung oleh Bapak Asip Kholbihi selaku Bupati Pekalongan. Terlepas dari semua itu, semoga Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo dapat menghadirkan manfaat positif bagi masyarakat luas. Terlebih setelah mengikuti Bimtek ini, semoga akan semakin besar manfaat yang dirasakan oleh masyarakat luas, khususnya warga Desa Wonopringgo itu sendiri. Maju Terus Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo!!!  Tunjukkan Kilau mu, Sehingga Dapat Mencerahkan Kehidupan Bangsa!!!

After attending this event, donations from the Central Java Provincial Library will be distributed as soon as possible to "Cerah" Library of Wonopringgo Village. According to the plan, if there is no inhibitation, will be handed over directly by Mr. Asip Kholbihi as the Regent of Pekalongan. Regardless of that, hopefully the Library of Sunny Village Wonopringgo can bring positive benefits for the wider community. Especially after following this event, hopefully many benefits felt by society, especially the villagers Wonopringgo. Continue to Continue Cerah (Bright) Library of Wonopringgo Village!!! Show Your Luster, So It Can Brighten Nation Life!!!

Salam MANTap!
"Menuju Wonopringgo MANTap! (Mandiri, Aman, Nyaman dan Terampil)"