Ritual Budaya Bersih "Sumur Keramat"

Mahasiswa TIM II KKN Undip Desa Wonopringgo mengikuti ritual kerja bakti bersih sumur keramat bersama warga bertempat di Desa Wonopringgo

Festival 3000 Piring Nasi Goreng Gratis

Pada tanggal 18 Agustus 2018 jam 19.30 WIB telah dilaksanakan Festival 3000 Piring Nasi Goreng Gratis di Sekitar Area Desa Wonopringgo

Dua Prestasi Nasional di Boyong ke Desa Wonopringgo

Membanggakan!!! Perpusdes Cerah Desa Wonopringgo berhasil meraih dua prestasi tingkat nasional

Pentas Puas Aroma

Pada tanggal 15 Februari 2018 telah diadakan suatu acara yang sangat menarik dengan tajuk "Pentas Puas" yang diselenggarakan oleh brand Rokok Aroma di Halaman GSG Pringgodani Desa Wonopringgo

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H

Pemerintah Desa Wonopringgo Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H - Minal Aidzin Wal Fa Idzin - Mohon Maaf Lahir dan Batin

Showing posts with label Profil. Show all posts
Showing posts with label Profil. Show all posts

Thursday, March 16, 2017

SEJARAH DESA WONOPRINGGO


Disebuah hutan yang penuh ditumbuhi pohon pring atau bambu pada masa penjajahan Belanda dijadikan tempat untuk berlindung dari serangan pasukan Belanda. Kita ketahui Belanda menjajah negeri kita selama 350 tahun termasuk daerah hutan bambu juga tidak luput dari pasukan Belanda yang berusaha menguasai daerah tersebut. Untuk menguasai daerah tersebut terjadilah peperangan antara pasukan Belanda dengan penduduk pribumi, pada masa itu pasukan Belanda dipimpin oleh seorang jenderal yang bernama jendral Baron Sekeder mendapat perlawanan dari orang pribumi yang dipimpin oleh Kanjeng Syeh Subakir peperangan berlangsung lama setelah berulang kali terjadi perang akhirnya pasukan Belanda dapat dikalahkan oleh pasukan pribumi yang dipimpin oleh kanjeng syeh Subakir.

Dengan dikalahkannya pasukan Belanda oleh penduduk pribumi pasukan Belanda menyingkir menuju keselatan ke daerah Rogoselo. Berakhirnya peperangan Kanjeng Syeh Subakir beserta pengikutnya istirahat disebuah pohon pring atau pohon bamboo yang sangat besar dan Kuat pada saat istirahat disebutlah nama Wonopringgo yang artinya hutan bambu sebutan untuk hutan tempat Kanjeng Syeh Subakir dan pengikutnya.

Konon di Wonopringgo merupakan tempat yang aman dari berbagai serangan pihak Belanda sehingga banyak penduduk yang datang membawa harta benda maupun ternaknya untuk berlindung yang diyakini bisa aman dari serangan pihak Belanda.

Dalam keadaan alam yang masih hutan belantara yang masih banyak ditumbuhi pohon pring/bamboo belum ada sumber mata air. Kanjeng Syeh Subakir adalah seorang muslim ,suatu ketika akan mengambil air wudhu untuk melaksanakan shalat Tidak menemukan sumber mata air. Untuk melepaskan lelah setelah mencari mata air dan tidak ditemukan Kanjeng Syeh Subakir istirahat tanpa sengaja menancapkan tongkatnya yang dibawanya ketanah, tanpa disengaja ujung tongkat yang menancap mengeluarkan air dan tongkat dicabut lalu Kanjeng Syeh Subakir mengambil air wudhu dan melaksanakan shalat. Mata air yang keluar terus menerus mengalir dan menjadi sebuah bengawan ,bengawan tersebut bernama bengawan Tunggulnogo yang dibahu rekso oleh Tunggulgunuk.

Seiring berjalannya waktu daerah yang tadinya berupa hutan pring/bamboo sekarang telah menjadi sebuah Desa yang dikenal dengan sebutan Desa Wonopringgo . Bengawan Tunggulnogo saat ini berupa sebuah belik/sumber mata air yang konon bernama belik Segelap Yang artinya tanpa sengaja dibuat sumber lain ada yang menyebut Belik Sukmo. Saat ini Belik Segelap atau Sukmo ini lebih dikenal dengan sebutan “ SUMUR SEGELAM”.

“SUMUR SEGELAM”ini merupakan salah satu Cagar Budaya yang ada di Desa Wonopringgo. Ada berbagai lapisan masyarakat yang percaya kalau air sumur segelam ini bisa membawa berkah, sehingga banyak orang yang datang warga desa maupun luar desa ke Sumur Segelam untuk mengambil airnya ataupun mandi. Kegiatan tersebut seringnya dilakukan pada malam dan hari Jum’at Kliwon.

Untuk merawat dan menjaga Sumur Segelam ini ada juru kuncinya selain itu untuk menjaga kelestarian dan merawat dari Cagar Budaya yang ada di Desa Wonopringgo tersebut Pemerintah Desa Wonopringgo dengan Warga masyarakat setiap tanggal 12 Legeno/Dzulqadah Melaksanakan kegiatan Legenonan/Sedekah bumi dengan membuat makanan sederhana dan melaksanakan kerja bhakti untuk membersihkan lingkungan sekaligus menguras air Sumur Segelam.

Disamping Belik/Sumur Segelam di Desa Wonopringgo terdapat 6 Belik lainnya yaitu:
1.Belik Sebabar/Sepuhan
2.Belik Jogobelo
3.Belik Jolotundo
4.Belik Simeri
5.Belik Joyosekti
6.Belik Joyo kusumo

Belik yang satu lagi menurut satu sumber konon pernah ada namanya Belik sinangka dan sekarang tidak diketahui keberadaannya, menurut sumber yang sama mengatakan bila sumur sinangka ini muncul merupakan pertanda kalau Desa Wonopringgo akan menjadi makmur.

Demikian ringkasan cerita tentang asal-usul Desa Wonopringgo dan Cagar Budaya “Sumur Segelam” yang kita dapat dari berbagai sumber baik dari sesepuh maupun penjaga Cagar Budaya di Desa Wonopringgo.

Kepala Desa Wonopringgo secara berurutan dijabat oleh :
Rasdan Pada masa penjajahan Belanda
Sudirman Pada masa perang kemerdekaan s/d tahun 1970
Hanapi Darmo tahun 1971 sampai tahun 1987
Munir tahun 1988 sampai tahun 1998
Dulbari tahun 1999 sampai tahun 2007
Sri Maryani tahun 2007 sampai Tahun 2013
Slamet Haryanto tahun 2013 s/d sekarang

Sunday, March 12, 2017

SAMBUTAN KEPALA DESA


Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Selamat Datang di “Website Desa Wonopringgo

Menuju Desa Wonopringgo MANTap (Mandiri, Aman, Nyaman dan Terampil )

Salam sejahtera bagi kita semua

Kepada masyarakat Desa Wonopringgo sekalian yang saya banggakan. Pada kesempatan yang berbahagia ini, kiranya tiada kata – kata yang patut untuk kita ucapkan terlebih dahulu melainkan puji syukur yang sedalam – dalamnya, atas rahmat dan karunia Allah SWT sehingga pembuatan website Desa Wonopringgo dapat terlaksana dengan baik.
Website ini kami hadirkan untuk mengikuti perkembangan dunia  Teknologi  Informasi (IT) yang kian pesat. Lahir dari sebuah ide kreatif dan inovatif, serta merupakan sebuah terobosan kami untuk lebih mendekatkan diri kepada masyarakat luas.
Melalui website ini Kami berupaya agar informasi tentang Desa Wonopringgo menjadi lebih terbuka dan interaktif. Profil desa, kegiatan dan program desa serta jenis dan prosedur pelayanan dapat diakses oleh masyarakat secara langsung dan cepat.
Sebagai Kepala Desa Wonopringgo, kami mengajak kepada masyarakat Desa Wonopringgo untuk ikut pula berpartisipasi menyumbangkan ide, kreasi dan informasinya agar  website ini menarik minat pembaca dan menunjang kami untuk memperkenalkan potensi – potensi yang ada di Desa Wonopringgo kepada daerah lain.
Kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah banyak memberikan bantuan, dukungan dan kontribusi, baik berupa tenaga, pemikiran dan dorongan semangat, hingga Website ini dapat terealisasi.
Semoga dengan adanya Website Desa Wonopringgo ini dapat bermanfaat dan menjadi salah satu upaya peningkatan pelayanan desa. Namun disadari bahwa upaya kami ini masih jauh dari kesempurnaan. Untuk itu  kritik, saran, dan masukan yang konstruktif, kreatif dan inovatif sangat kami nantikan demi penyempurnaan website ini.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh


Kepala Desa Wonopringgo
SLAMET HARYANTO

Tuesday, June 14, 2016

VISI-MISI


VISI-MISI 
KEPALA DESA WONOPRINGGO


SLAMET HARYANTO


MENUJU WONOPRINGO MANTap
( Mandiri, Aman, Nyaman dan Terampil )

VISI : Menciptakan Tata Kelola Pemerintahan yang Amanah, Jujur dan Bertanggung Jawab dalam Rangka mewujudkan masyarakat Desa Wonopringgo MANTap ( Mandiri, Aman, Nyaman dan Terampil).

MISI : Penjabaran dari Visi di atas dapat kami jelaskan berdasarkan program-program berikut ini:

BIDANG PEMERINTAHAN 
  1. Melakukan perbaikan sistem kinerja aparatur pemerintahan desa guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. 
  2. Menyelenggarakan pemerintahan desa secara bersih dan terbuka serta bertanggung jawab sesuai dengan perundang - undangan.
  3. Pengelolaan dana Desa yang transparan dan sesuai dengan peruntukannya. 
  4. Kepala Desa dan Aparatur Desa siap menjadi terdepan apabila terjadi persoalan yang dihadapi oleh Desa dan masyarakat.
  5. Meningkatkan jalinan kerjasama dan komunikasi dengan BPD sehinggan tatakelola pemerintahan desa menjadi lebih baik.
  6. Optimalisasi Pengelolaan Aset Desa dan diperuntukkan untuk Sebesar-Besarnya Kemakmuran Masyarakat. 

BIDANG SOSIAL EKONOMI 
  1. Mendukung dan meningkatkan kegiatan-kegiatan sosial yang sudah ada. 
  2. Memnbantu mencarikan peluang pada lembaga/kementrian yang memiliki program peningkatan ekonomi. 
  3. Meningkatkan kualitas kegiatan pelayanan posyandu. 
  4. Meningkatkan peran PKK. 
  5. Melakukan rintisan pembentukan taman bacaan, mengaktifkan perpustakaan desa dan layanan internet gratis untuk merangsang minat baca masyarakat. 
  6. Optimalisasi peran dan fungsi Kelompok Tani ( Poktan) dan Gabungan Kelompok Tani ( Gapoktan ). 
  7. Memanfaatkan halaman rumah untuk ditanami tanaman yang menghasilkan dan produktif serta memanfaatkan limbah dan sampah sebagai energi alternativ. 
  8. Memaksimalkan pemanfaatan Balai desa (Untuk acara pernikahan atau acara-acara lain bagi masyarakat desa wonopringgo). 

BIDANG KEAMANAN
  1. Meningkatkan keamanan dusun/lingkungan dengan menggalakkan poskamling. 
  2. Membangun dan membina hubungan antar ormas seperti organisasi keagamaan dan organisasi Pamswakarsa serta pihak berwajib. 
  3. Pemasangan lampu penerangan Jalan di wilayah-wilayah rawan dan wilayah strategis di seluruh Desa Wonopringgo. 

BIDANG KEPEMUDAAN
  1. Mengajak masyarakat khususnya pemuda untuk gemar berolahraga dengan memanfaatkan fasilitas yang ada dalam rangka menggali dan membina potensi-potensi pemuda Desa Wonopringgo. 
  2. Melakukan pembinaan bagi rekan-rekan pemuda yang memiliki bakat dan keahlian dibidangnya masing-masing. 
  3. Memfasilitasi pencarian peluang kerja bagi pemuda/pemudi desa Wonopringgo yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja. 

BIDANG INFRASTRUKTUR 
  1. Meningkatkan kualitas dan kuantitas jalan-jalan desa dalam rangka memperindah desa. 
  2. Melakukan terobosan kepada pemerintah kabupaten dan provinsi untuk peningkatan akses jalan produksi pertanian dan peternakan. 
  3. Melakukan terobosan kepada pemerintah kabupaten dan provinsi dalam rangka perbaikan saluran irigasi dan penambahan debit air demi terpenuhinya kebutuhan pengairan persawahan desa Wonopringgo. 
  4. Siap menjadi terdepan dalam memperjuangkan perbaikan kualitas jalan dan Pavingisasi dari cempreng menuju pasar Wonopringgo. 

LIMA KOMITMEN MENUJU WONOPRINGGO MANTAP !!!! 
  1. Penataan birokrasi dalam arti luas dalam rangka memuaskan pelayanan bagi masyarkat. 
  2. Memfasilitasi Pemberian bantuan berupa hewan ternak bagi masyarakat yang akan berkoordinasi dengan dinas terkait baik pemerintah kabupaten maupun provinsi dalam rangka membantu mewujudkan kemandirian ekonomi keluarga serta Pembinaan dan bantuan fasilitas pertanian bagi masyarakat. 
  3. Menciptakan kondisi keamanan dengan pendekatan partisipatif, berkoordinasi dengan organisasi masyarakat serta menggalakkan poskamling. 
  4. Memfasilitasi pelatihan-pelatihan bagi masyarakat sebagai modal dasar dalam mencari peluang kerja sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. 
  5. Membangkitan kembali kegiatan olah raga bagi rekan-rekan Pemuda desa Wonopringgo.