Ritual Budaya Bersih "Sumur Keramat"

Mahasiswa TIM II KKN Undip Desa Wonopringgo mengikuti ritual kerja bakti bersih sumur keramat bersama warga bertempat di Desa Wonopringgo

Festival 3000 Piring Nasi Goreng Gratis

Pada tanggal 18 Agustus 2018 jam 19.30 WIB telah dilaksanakan Festival 3000 Piring Nasi Goreng Gratis di Sekitar Area Desa Wonopringgo

Dua Prestasi Nasional di Boyong ke Desa Wonopringgo

Membanggakan!!! Perpusdes Cerah Desa Wonopringgo berhasil meraih dua prestasi tingkat nasional

Pentas Puas Aroma

Pada tanggal 15 Februari 2018 telah diadakan suatu acara yang sangat menarik dengan tajuk "Pentas Puas" yang diselenggarakan oleh brand Rokok Aroma di Halaman GSG Pringgodani Desa Wonopringgo

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H

Pemerintah Desa Wonopringgo Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H - Minal Aidzin Wal Fa Idzin - Mohon Maaf Lahir dan Batin

Showing posts with label Karang Taruna. Show all posts
Showing posts with label Karang Taruna. Show all posts

Thursday, January 18, 2018

Monitoring Program Kerja di Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo Oleh Perpuseru Pusat / Monitoring Work Program on Cerah Library of Village Wonopringgo By Perpuseru Central

Pada hari Rabu, 17 Januari 2018 Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo mendapatkan kunjungan dari Perpuseru Pusat. Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk memonitoring kegiatan yang ada di Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo. Selain itu, dalam kunjungan tersebut juga ada diskusi singkat mengenai pengembangan kegiatan di perpustakaan. Kunjungan ini bukan kunjungan biasa, karena dihadiri langsung oleh perwakilan dari Perpuseru pusat yang datang langsung dari Jakarta. Bagaimanakah kunjungan tersebut berlangsung? Lalu, menghasilkan apa? Mari kita simak sama-sama melalui uraian berikut ini...


On Wednesday, January 17, 2018 Cerah Library of Wonopringgo Village gets a visit from "Perpuseru" Central. The visit is intended to monitor the activities in Cerah Library of Wonopringgo Village. In addition, there were also brief discussions on the development of library activities. This visit was not an ordinary visit, as it was attended by representatives from Perpuseru central  who came directly from Jakarta. How did the visit last? Then, what produce? Let us look together through the following description...

Tepat pukul 09.30 WIB, rombongan yang wakili oleh segenap Pengurus Perpustakaan Daerah Kabupaten Pekalongan, Fasilitator Perpuseru Kabupaten Pekalongan serta tamu istimewa dari Perpuseru pusat. Pada kesempatan kali ini, Perpustakaan Daerah Kabupaten Pekalongan diwakili oleh saudara Untung, saudara Wahyu dan saudari Mirta. Sementara itu, Fasilitator Perpuseru Kabupaten Pekalongan diwakili oleh saudara Najakh. Untuk tamu istimewa dari Perpuseru Pusat diwakili oleh saudari Niklah Dina Nomida yang menjabat sebagai Koordinator Perpuseru wilayah Jawa Tengah - Kalimantan.

Exactly at 09.30 WIB, entourage represented by administrators Regional Library of Pekalongan Regency, Facilitator Perpuseru of Pekalongan Regency and special guest from Perpuseru central. On this occasion, Regional Library of Pekalongan Regency was represented by Mr. Untung, Mr. Wahyu and Mrs. Mirta. Meanwhile, Facilitator of Perpuseru Pekalongan Regancy was represented by Mr. Najakh. For the special guests of Perpuseru Central is represented by Mrs. Niklah Dina Nomida who serves as the coordinator of Perpuseru Central Java - Kalimantan.

Untuk informasi, Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo telah tergabung dalam program Perpuseru yang digawangi oleh Coca-Cola Foundation dan Bill & Melinda Gates Foundation serta Perpustakaan Daerah Kabupaten Pekalongan.

For information, Cerah Library of Wonopringgo Village has been incorporated in the program of Perpuseru which is headed by Coca-Cola Foundation and Bill & Melinda Gates Foundation and Regional Library of Pekalongan Regency.

Sesampainya di area Balai Desa Wonopringgo, rombongan langsung disambut oleh Kepala Desa Wonopringgo dan juga segenap pengurus Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo. Setelah itu, rombongan langsung dipersilahkan masuk ke dalam Balai Desa Wonopringgo. Di dalam Balai Desa Wonopringgo terjadi perbincangan yang sangat menarik. Saudari Dina selaku Koordinator Perpuseru Pusat banyak berbagi cerita dan membagikan semangat untuk terus mengembangkan perpustakaan di desa. Selain itu, Dina juga menekankan agar pengurus perpustakaan desa mampu membuat sesuatu atau kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Supaya kedepannya perpustakaan bisa menjadi tempat rujukan untuk memperoleh informasi dan juga bisa menjadi pusat kegiatan yang ada di desa.

Arriving at the area of Wonopringgo Village Hall, the entourage was immediately greeted by Village Head of Wonopringgo and also administrators Cerah Library of Wonopringgo Village. After that, the entourage is directly invited into the Village Hall Wonopringgo. In the Village Hall of Wonopringgo there was a very interesting conversation. Mrs. Dina as the Coordinator of Perpuseru Central shared many stories and shared the spirit to keep on developing library in the village. In addition, Mrs. Dina also emphasized that the administrators of village library are able to create something or activities that are beneficial to surrounding community. In the future, the library can be a reference place to obtain information and can also be a center of activities in the village.

Menurut Dina, Desa Wonopringgo memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan. Namun, karena kurangnya informasi dan fasilitas yang dimiliki oleh masyarakat pelaku Usaha Kecil, Mikro dan Menengah (UMKM) mengakibatkan potensi yang seharusnya bisa meledak tersebut belum bisa berkembang sesuai yang diharapkan. Seharusnya, pengurus perpustakaan desa yang mayoritas diisi oleh pemuda-pemudi yang hidup di era yang serba digital ini, dapat membaca kekurangan tersebut. Lalu, membuat kegiatan atau pelatihan yang bisa meminimalisir kekurangan tersebut di atas. Namun tanpa sumbangsih dari masyarakat, program yang dirancang oleh perpustakaan dan pemerintah desa akan mati sebelum berkembang. Jadi, partisipasi masyarakat sangatlah diperlukan.

According to Mrs. Dina, Wonopringgo Village has many potentials that can be developed. However, due to lack of information and facilities owned by the community of Small, Micro and Medium Enterprises (MSMEs), the potential that could have exploded could not develop as expected. Supposedly, majority of village library managers filled by young people living in this digital age can read the shortcomings. Then, create an activity or training that can minimize the above deficiencies. But without the contributions of the community, programs designed by libraries and village governments will die before they develop. Thus, community participation is necessary.



Karena keterbatasan waktu, kunjungan yang sangat bermanfaat ini harus berakhir dalam waktu yang singkat. Tepat pukul 12.00 WIB rombongan perpustakaan dan perpuseru harus meninggalkan Desa Wonopringgo. Karena harus mengejar waktu untuk mengunjungi sekaligus memonitoring perpustakaan atau taman bacaan lain yang juga bermitra dengan perpuseru. Sebelum meninggalkan Desa Wonopringgo, rombongan terlebih dahulu mengunjungi Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo yang berada di halaman area Balai Desa Wonopringgo. Kembali, saudara Dina menambahkan bahwa apa yang telah dilakukan oleh Pengurus Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo sudah cukup baik. Bahkan sudah lebih baik dibandingkan desa-desa lainnya yang belum memiliki ataupun tergerak untuk mengembangkan perpustakaan di desa. Namun, harus terus melakukan inovasi atau gebrakan yang sangat berguna bagi masyarakat sekitar agar Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo dapat semakin berkembang lagi kedepannya.

Due to time constraints, this very useful visit should end in a short time. Precisely at 12.00 pm entourage of library and perpuseru must leave Wonopringgo Village. Having to pursue the time to visit and monitor libraries that also partner with the perpuseru. Before leaving the village of Wonopringgo, the entourage visited Cerah Library Village of Wonopringgo located in the courtyard area of Wonopringgo Village Hall. Again, Mrs. Dina added that what has been done by the Administrator Library of Wonopringgo Village is good enough. Even better than other villages that don't have or be active to develop the library in the village. However, it should continue to innovate or breakthrough that is very useful for the surrounding community to Cerah Library of Wonopringgo Village can be more evolve in the future.

Setelah kunjungan monitoring tersebut, Pengurus Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo langsung bergerak cepat untuk menambal kekurangan-kekurangan yang ada. Selain itu, para pengurus perpustakaan juga mulai pelan-pelan dan sedikit demi sedikit menerapkan usulan yang didapat dari kunjungan monitoring tersebut di atas. Tidak hanya itu, kedepannya juga akan ada kegiatan atau pelatihan yang telah disusun oleh Pengurus Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo yang akan sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Penasaran kegiatan apa yang akan kita lakukan? Nantikan cerita-cerita menggebrak kami lainnya.

After the monitoring visit, administrator Cerah Library of Wonopringgo Village immediately moved quickly to patch up the deficiencies. In addition, the librarian administrators also began slowly and gradually apply proposals obtained from the monitoring visits mentioned above. Not only that, in the future there will also be activities or training that has been prepared by the administrator Cerah Library of Wonopringgo Village that will be very beneficial to the surrounding community. Curious what activities will we do? Look forward to our other hit stories.




Wonopringgo Maju,
Wonopringgo Bersatu,
Wonopringgo MANTap!,
Wonopringgo Maju, Bersatu, MANTap!

Salam MANTap!
"Menuju Wonopringgo MANTap! (Mandiri, Aman, Nyaman dan Terampil)"

Wednesday, January 17, 2018

Buka Lapak Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo / Open Booth "Cerah" Library of Wonopringgo Village

Tahun Baru, Kegiatan Baru. Begitulah kira-kira kata yang tepat untuk menggambarkan keadaan yang ada di Desa Wonopringgo kali ini. Karena pada awal tahun ini, Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo beserta Karangtaruna Pringgodani Desa Wonopringgo berhasil menghadirkan kegiatan baru yang belum pernah ada sebelumnya. Kegiatan tersebut bertajuk "OPEN BOOTH PERPUSTAKAAN CERAH DESA WONOPRINGGO". Seperti apakah kegiatan tersebut berlangsung? Mari simak melalui uraian berikut ini...


New Year, New Activity. That's roughly the right word to describe the existing situation in Wonopringgo Village for this time. Because at the beginning of this year, "Cerah Library" of Wonopringgo Village along with Karangtaruna Pringgodani Wonopringgo Village succeeded in presenting new activities that never existed before. The event is entitled "OPEN BOOTH CERAH LIBRARY of WONOPRINGGO VILLAGE". What did activity look like? Let's look through the following description ...

Pada dasarnya, minat baca masyarakat Indonesia tidaklah rendah. Namun, karena kurangnya fasilitas penunjang, seperti contoh: Tidak adanya toko buku besar di Pekalongan, harga buku yang cenderung semakin mahal dari tahun ke tahun dan minimnya informasi. Sehingga membuat seolah-olah minat baca masyarakat Indonesia terlihat rendah. Padahal, nyatanya tidak selalu begitu. Masyarakat Indonesia hanya kurang mendapatkan dukungan akan keberadaan bahan bacaan yang murah, mudah, bervariasi dan berkualitas.

Basically, interest in reading of Indonesian society is not low. However, due to the lack of supporting facilities, such as the absence of major bookstores in Pekalongan, the price of books tend to be more expensive from year to year and the lack of information. So as make reading interest of Indonesian society look low. In fact, it is not always that case. Indonesians are lacking of support for the availability of cheap, easy, varied and quality reading materials.



Berbekal dari hal tersebut di atas, pengurus Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo serta Karangtaruna Pringgodani memiliki gagasan baru yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Yaitu dengan cara menghadirkan kegiatan yang bertajuk "OPEN BOOTH". Open Booth adalah kegiatan yang dilaksanakan dengan cara membawa beberapa koleksi buku yang ada di Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo, kemudian memajang buku koleksi tersebut pada lapak yang telah disediakan. Kegiatan yang untuk pertama kali ini berhasil dilaksanakan bersamaan dengan acara Car Free Day pada hari Minggu, 14 Januari 2017 pukul 06.30-08.30 WIB bertempat di area Alun-Alun Kajen, tepatnya di sekitaran Jalan Semeru. Pada dasarnya, kegiatan ini memiliki tujuan untuk membangkitkan minat baca dengan cara memfasilitasi bahan bacaan gratis dan berkualitas untuk masyarakat luas, utamanya masyarakat yang ada di Kabupaten Pekalongan.

Armed with above, the administrators of Cerah Library of Wonopringgo Village and Karangtaruna Pringgodani have new ideas that have never been done before. That is by presenting activities entitled "OPEN BOOTH". Open Booth is an activity carried out by bringing some collection of books in Cerah Library of Wonopringgo Village, then displaying collection books on the stall that has been provided. The first event was successfully carried out simultaneously with Car Free Day event on Sunday, January 14, 2017 at 06.30-08.30 WIB held at Kajen Square area, precisely in the vicinity of Semeru Street. Basically, this activity has some goal to generate interest in reading by facilitating free and quality reading materials for the wider community, especially the people in Pekalongan Regency.



Bahan bacaan gratis dan berkualitas di sini memiliki arti bahwa masyarakan atau pengunjung bebas membaca buku apapun yang tersedia di sekitaran lapak yang kami dirikan tanpa dipungut biaya apapun. Pada kesempatan kali ini, jumlah buku yang dibawa hanya sekitar 67 judul buku saja. Walaupun jumlah buku yang dibawa tidak terlalu banyak, namun berhasil menarik minat beberapa pengunjung Car Free Day yang ada di Alun-Alun Kajen. Hal itu menandakan bahwa sebenarnya minat baca masyarakat Indonesia tidaklah rendah. Kalau minat baca masyarakat Indonesia rendah, pasti tidak akan ada satupun orang yang akan mengunjungi booth yang kami sediakan.

Free reading materials and quality here means that the community or visitors are free to read any book that is available in the surrounding stalls that we established at no charge whatsoever. On this occasion, the number of books that we brought only about 67 book titles only. Although the number of books that were brought not too much, but managed to attract some visitors of Car Free Day in Kajen Square. It indicates that the actual interest of reading Indonesian society is not low. If the interest of reading Indonesian society is low, surely there will be no one who will visit our booth.



Jadi, bagaimana? Apakah kalian setuju bahwa minat baca masyarakat Indonesia itu rendah?

So how? Do you agree that reading interest of Indonesian society are low?

Bantu kami menghapus citra negatif yang tidak terbukti tersebut dengan cara menghadiri Open Booth yang akan kami laksanakan selanjutnya. Silahkan baca sepuasnya, gratis, tidak dipungut biaya apapun. Kalau masih belum puas, datang saja ke Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo (Ada di google maps) yang berada di area Balai Desa Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan. Perpustakaan kami BUKA SETIAP HARI Kecuali tanggal merah dari jam 09.00 - 22.00 WIB.

Help us remove the unproven negative image by attending Open Booth which will carry out next. Read unlimited, free of charge, free of charge. If still not satisfied, just come to Cerah Library of Wonopringgo  Village (Available on google maps) located in the area of Wonopringgo Village Hall, Pekalongan Regency. Our Libraries OPEN EVERY DAY except red dates from 09.00 - 22.00 WIB.


Ayo tunjukkan pada masyarakat luas bahwa minat baca masyarakat Indonesia tidak rendah.
SALAM LITERASI!!!

Let's show to the public that the reading interest of Indonesian society are not low.
REGARDS LITERACY!!!

Galeri lain acara ini dapat dilihat DI SINI
Other photos of this event can be seen HERE

Video acara ini dapat dilihat di atas atau melalui link berikut INI (Sedang Dalam Pengerjaan)
Video of this event can be seen above or through by following THIS LINK (In Process)

Wonopringgo Maju,
Wonopringgo Bersatu,
Wonopringgo MANTap!
Wonopringgo Maju, Bersatu, MANTap!

Salam MANTap!
"Menuju Wonopringgo MANTap! (Mandiri, Aman, Nyaman dan Terampil)"

Galeri Foto Buka Lapak Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo / Photo Gallery of Open Booth "Cerah" Library of Wonopringgo Village

Tahun Baru, Kegiatan Baru. Begitulah kira-kira kata yang tepat untuk menggambarkan keadaan yang ada di Desa Wonopringgo kali ini. Karena pada awal tahun ini, Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo beserta Karangtaruna Pringgodani Desa Wonopringgo berhasil menghadirkan kegiatan baru yang belum pernah ada sebelumnya. Kegiatan tersebut bertajuk "OPEN BOOTH PERPUSTAKAAN CERAH DESA WONOPRINGGO". Seperti apakah kegiatan tersebut berlangsung? Mari simak melalui uraian berikut ini...

New Year, New Activity. That's roughly the right word to describe the existing situation in Wonopringgo Village for this time. Because at the beginning of this year, "Cerah Library" of Wonopringgo Village along with Karangtaruna Pringgodani Wonopringgo Village succeeded in presenting new activities that never existed before. The event is entitled "OPEN BOOTH CERAH LIBRARY of WONOPRINGGO VILLAGE". What did activity look like? Let's look through the following description ...

Informasi Lebih Lanjut: BACA DI SINI

For More Info: HERE






















Monday, October 16, 2017

Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo Akan Mendapatkan Bantuan Dari Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah / "Cerah" Library of Wonopringgo Village Will Get Donations From Central Java Provincial Library

Saat ini dua pengurus Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo sedang mengikuti "Bimtek Pengelola Perpustakaan Desa Tingkat Provinsi" yang diadakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah. Bimtek (Bimbingan Teknik) tersebut dilaksanakan di Hotel Santika, Kota Semarang. Acara tersebut dimulai sejak Senin, 16 Oktober 2017 dan berakhir pada Rabu, 18 Oktober 2017. Kegiatan tersebut bersifat wajib bagi perpustakaan yang akan menerima bantuan dari Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah.

Currently two administrators of "Cerah" Library of Wonopringgo Village are following the "Technical Guidance of Library Management on Provincial Level" held by the Office of Archives and Library of Central Java Province. Technical Guidance is held in Santika Hotel's, at Semarang City. The event started on Monday, October 16, 2017 and ended on Wednesday, October 18, 2017. The activity is mandatory for libraries that will receive donation from the Central Java Provincial Library.

Untuk acara Bimtek kali ini, pengurus Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo diwakili oleh dua pemuda-pemudi terbaiknya, yaitu saudara Ibnu Ziyad sebagai Ketua Perpustakaan dan Intan Kusuma Dewi sebagai Pelaksana Harian Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo. Perlu diketahui, Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo untuk tahun ini, akan mendapatkan bantuan dari Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah. Acara Bimtek tersebut bersifat wajib bagi perpustakaan desa atau kelurahan yang akan menerima bantuan. Bentuk bantuan yang dimaksud adalah bantuan yang berupa sejumlah buku dan rak buku yang berjumlah sebanyak 2 buah. Oleh karena itu, Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo mengirimkan dua wakilnya untuk menghadiri acara tersebut. Karena jika tidak mengirimkan perwakilan untuk mengikuti bimtek, bantuan yang telah ada akan dialihkan kepada perpustakaan lain.

For this event, at this time administrator of "Cerah" Library of  Wonopringgo Village are represented by two of best youngsters, namely Ibnu Ziyad as the Head of Library and Intan Kusuma Dewi as Daily Executor of "Cerah" Library of Wonopringgo Village. Please note, "Cerah" Library of Wonopringgo Village for this year, will get help from the Central Java Provincial Library. This event is mandatory for the village library that will receive some help. The form of assistance in question is donation of several books and bookshelves, amounting to 2 pieces. Therefore, "Cerah" Library of Wonopringgo Village sent two representatives to attend this event. Because if it does not send a representative to follow this technical guidance, existing donations will bestow to other libraries.


 Intan Kusuma Dewi dan Ibnu Ziyad Saat Mengikuti Bimtek / IKD and IZ When Following Technical Guidance

Perwakilan Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo Saat Sedang Mempraktekkan Materi Yang Telah Disampaikan Representative of "Cerah" Library of Wonopringgo Village While Practicing the Material That Has Been Delivered
Acara ini memiliki beberapa tujuan, diantaraya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang perpustakaan, membekali ilmu pengetahuan tentang perpustakaan kepada pengelola dan memeberikan motivasi kepada pengelola untuk mengembangkan perpustakaan. Hal tersebut sangat sejalan dengan materi yang akan disampaikan. Diantaranya adalah administrasi perpustakaan, klasifikasi dan praktek, katalogisasai dan praktek, Aplikasi teknologi informasi perpustakaan, Perawatan bahan perpustakaan serta layanan dan promosi perpustakaan. Nyatanya, materi yang disusun adalah hal-hal yang sangat diperlukan untuk mengelola dan mengembangkan perpustakaan. Dengan mengirimkan wakilnya untuk mengikuti bimtek tersebut, akan ada hal positif yang akan ditularkan oleh suadara Ziyad dan Intan kepada pengurus perpustakaan ataupun warga lainnya. Harapannya, akan ada peningkatan pelayanan serta kualitas dari Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo, sehingga dapat lebih bermanfaat dan dimanfaatkan oleh masyarakat luas, khususnya warga Desa Wonopringgo itu sendiri.

This event has several goals, among them are to improve the quality of human resources of libraries sector, equip knowledge of library's administrator and give motivation to develop the library. This is very appropriate with the material to be delivered. Among them are library administration, classification and practice, catalogisasi and practice, Application information technology of library, Maintenance of library materials as well as library services and promotion. In a fact, the materials given are the things that are needed to manage and develop the library. By sending representative to follow this event, there will be a positive thing that will be transmitted by Ziyad and Intan to other libraries administrator or other society. Hopefully, there will be improvement of service and quality of "Cerah" Library of Wonopringgo Village, so it can be more useful and exploited by the wider society, especially Wonopringgo villagers.



Setelah mengikuti acara bimtek ini, bantuan dari Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah akan sesegera mungkin didistribusikan kepada Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo. Menurut rencana, apabila tidak ada halangan, bantuan tersebut akan diserahkan langsung oleh Bapak Asip Kholbihi selaku Bupati Pekalongan. Terlepas dari semua itu, semoga Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo dapat menghadirkan manfaat positif bagi masyarakat luas. Terlebih setelah mengikuti Bimtek ini, semoga akan semakin besar manfaat yang dirasakan oleh masyarakat luas, khususnya warga Desa Wonopringgo itu sendiri. Maju Terus Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo!!!  Tunjukkan Kilau mu, Sehingga Dapat Mencerahkan Kehidupan Bangsa!!!

After attending this event, donations from the Central Java Provincial Library will be distributed as soon as possible to "Cerah" Library of Wonopringgo Village. According to the plan, if there is no inhibitation, will be handed over directly by Mr. Asip Kholbihi as the Regent of Pekalongan. Regardless of that, hopefully the Library of Sunny Village Wonopringgo can bring positive benefits for the wider community. Especially after following this event, hopefully many benefits felt by society, especially the villagers Wonopringgo. Continue to Continue Cerah (Bright) Library of Wonopringgo Village!!! Show Your Luster, So It Can Brighten Nation Life!!!

Salam MANTap!
"Menuju Wonopringgo MANTap! (Mandiri, Aman, Nyaman dan Terampil)"

Thursday, October 12, 2017

Halal Bi Halal Desa Wonopringgo Tahun 2017 / Halal Bi Halal on Wonopringgo Village in 2017

Wonopringgo, 29 Juni 2017 - Setelah acara jalan sehat sekaligus halal bihalal di pagi harinya, kemudian ada acara ngarak mustoko di siang harinya, serangkaian acara pasca lebaran di Desa Wonopringgo belum berakhir. Masih ada satu lagi acara yang harus di selesaikan. Yaitu acara yang bertajuk "Pengajian Umum Dalam Rangka Halal Bi Halal Desa Wonopringgo Tahun 2017". Acara tersebut diperuntukkan bagi siapa pun yang merupakan warga Desa Wonopringgo. Jadi, mau muda, tua, pria ataupun wanita diperbolehkan dan dipersilahkan untuk menghadiri acara tersebut.

Wonopringgo, June 29, 2017 - After a healthy walk event and halal bihalal in the morning, then there is a procession of "ngarak mustoko" on afternoon, a series of post-Eid events in Wonopringgo village is not over. There is still one more event to complete. Namely the event entitled "Public Recitation Beside of Halal Bi Halal on Wonopringgo Village Year 2017". The event is for anyone who is a citizen of Wonopringgo Village. So, want young, old, men or women are allowed and welcome to attend the event.

Acara dibuka oleh penampilan kesenian duror dari Desa Wonopringgo. Karena keindahan lantunan irama musik yang dibawakannya, kemudian mulai menarik perhatian masyarakat Desa Wonopringgo untuk segera menuju ke GSG Pringgodani guna menghadiri acara tersebut di atas. Sekitar pukul 19.30 warga mulai berduyung-duyung berdatangan ke tempat acara, padahal acara secara resmi baru akan dimulai pukul 21.00 WIB. Sebelum memasuki tempat acara, warga yang hadir akan disambut oleh pemuda atau pemudi Desa Wonopringgo yang tergabung dalam Karang Taruna Pringgodani di setiap pintu masuk yang tersedia. Pintu masuk disediakan sebanyak 2 buah, di sebelah Timur GSG Pringgodani yang dikhususkan untuk pengunjung pria yang akan disambut oleh pemuda Desa Wonopringgo dan di sebalah Selatan GSG Pringgodani yang dikhususkan untuk pengunjung wanita yang akan disambut oleh pemudi Desa Wonopringgo.




The event was opened by a performance of "duror's art" from the village of Wonopringgo. Because of the beauty of the music rhythm that he brought, then began to attract the attention of the people of Wonopringgo Village to came to GSG Pringgodani to attend the event mentioned above. At around 19.30 people began to stagger to come to the venue, but the event will officially begin at 21:00 pm. Prior to entering the venue, the residents will be welcomed by the youth or girls of Wonopringgo Village who are members of Karang Taruna Pringgodani at every available entrance. The entrance is provided as much as 2 pieces, to the east of GSG Pringgodani devoted to male visitors who will be welcomed by youth man of Wonopringgo Village and in the South GSG Pringgodani which is devoted to female visitors who will be welcomed by youth girl of Wonopringgo Village.

Sembari menunggu pembicara hadir ditengah-tengah acara, pengunjung yang telah hadir di dalam GSG Pringgodani masih terus dihibur oleh penampilan dari kesenian duror Desa Wonopringgo. Untuk informasi, kesenian duror Desa Wonopringgo juga bisa diundang untuk mengisi acara di berbagai tempat dan berbagai acara. Untuk info lebih lanjut mengenai hal itu, silahkan hubungi saudara IBNU ZIYAD di 0857 2616 4591

While waiting of the speaker to be present in the middle of the event, the visitors who have been present in GSG Pringgodani still kept entertained by the appearance from "duror's art" of Wonopringgo village. For information, "duror's art" Wonopringgo village can also be invited to fill the event in various places and various events. For more info on this subject, please contact IBNU ZIYAD's sibling at 0857 2616 4591



Tepat pukul 21.00 WIB, acara resmi dibuka oleh pembawa acara, yang kebetulan saat itu dibawakan langsung oleh saudara Istiqomah. Kemudian acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an yang dibawakan langsung oleh saudara Ayu serta pembacaan arti dalam Bahasa Indonesia yang dibawakan oleh saudara Ana. Kedua nama yang telah disebutkan sebelumnya merupakan pemudi Desa Wonopringgo yang tergabung dalam IPPNU (Ikatan Pelajar Putri Nahdatul Ulamah) Desa Wonopringgo. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Dimana sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Panitia, saudara Ibnu Ziyad. Lalu, sambutan kedua dibawakan oleh Kepala Desa Wonopringgo, saudara Slamet Haryanto.

Exactly at 21:00 pm, the event was officially opened by master of ceremony, who happened to be brought directly by Istiqomah. Then the event continued with the recitation of the holy verses of the Qur'an that was delivered directly by Ayu and the reading of the meaning in Bahasa Indonesia presented Ana. The two previously mentioned names are girls from Wonopringgo Village who are members of IPPNU (Student Association of Putri Nahdatul Ulamah) Wonopringgo Village. After that, the event continued with some speech. Where the first speech delivered by the Chairman of the Committee, Ibnu Ziyad. Then, the second speech was delivered by the Village Chief Wonopringgo, Slamet Haryanto.


Setelah acara hiburan dan sambutan-sambutan selesai, kemudian acara mulai memasuki acara inti. Dimana acara inti tersebut merupakan pengajian yang dibawakan langsung oleh KH Abdul Manan dari Kayugeritan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan. Tepat pukul 22.00 WIB pembicara memulai meberikan ceramahnya pada acara pengajian umum dalam rangka "Halal Bi Hhalal Masyarakat Desa Wonopringgo Tahun 2017". Pada kesempatan kali ini, pembicara lebih menekankan kepada pentingnya menyambung tali silaturahmi dan pentingnya saling memafkan pada hari yang suci ini. Tepat pukul 23.30 WIB acara selesai dan kemudian ditutup dengan doa bersama untuk kebaikan bersama dan juga untuk kemajuan Desa Wonopringgo.

After the entertainment and some speech are over, then the event begins to enter the core event. Where the core event is a recitation brought by KH Abdul Manan from Kayugeritan Karanganyar, Pekalongan Regency. Precisely at 22:00 pm the speaker began giving his lecture at the public recitation event in order to "Halal Bi Halal People of Wonopringgo Village Year 2017". On this occasion, the speaker put more emphasis on the importance of connecting ties and the importance of mutual forgiveness on this holy day. Precisely at 23:30 pm the event was completed and then closed with a joint prayer for the common good and also for the progress of Wonopringgo Village.



Seluruh dokumentasi acara ini, dapat dilihat pada tautan berikut DI SINI (Galeri di Web desawonopringgo.com) atau DI SINI (Galeri di Facebook Page Desa Wonopringgo)

Salam MANTap!
"Menuju Wonopringgo MANTap! (Mandiri, Aman, Nyaman dan Terampil)"

Galeri Foto Halal Bi Halal Desa Wonopringgo Tahun 2017 / Photo Gallery of Halal Bi Halal on Wonopringgo Village in 2017

Untuk liputan lengkapnya dapat dilihat melalui link --> INI
Galeri foto lengkap acara Halal Bi Halal Desa Wonopringgo Tahun 2017. Galeri lainnya juga dapat dilihat melalui Fanspage Desa Wonopringgo --> DISINI

For full review can be seen through this link --> THIS
Photo gallery of Halal Bi Halal on Wonopringgo Village in 2017. Other galleries can also be viewed through Facebook Page of "Desa Wonopringgo" --> HERE

Wednesday, July 5, 2017

SEJARAH TERCIPTA!! PESANTREN KILAT PERTAMA DI DESA WONOPRINGGO / HISTORY CREATED!! THE FIRST "PESANTREN KILAT" EVENT IN WONOPRINGGO VILLAGE

Di Desa Wonopringgo, ada yang berbeda pada Bulan Ramadhan tahun ini. Dikarenakan adanya pelaksanaan suatu kegiatan bertemakan agama. Kegiatan tersebut adalah Pesantren Kilat Mini sekaligus Buka Bersama. Pada Bulan Ramadhan tahun ini, kegiatan tersebut dilaksanakan sebanyak tiga kali selama satu bulan, dilaksanakan setiap hari Minggu ba'da Ashar selama Bulan Ramadhan. Tepatnya pada tanggal 4, 11 dan 18 Juni tahun 2017.

Acara tersebut di selenggarakan oleh Sanggar Belajar Cerah yang merupakan bagian dari Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo serta dibantu oleh Karang Taruna Pringgodani Desa Wonopringgo. Perlu diketahui, ini adalah acara pesantren kilat pertama yang berhasil diselenggarakan oleh Sanggar Belajar Cerah Desa Wonopringgo, sekaligus juga sebagai acara pesantren kilat yang untuk pertama kalinya berhasil diselenggarakan di lingkungan Desa Wonopringgo. Perlu diketahui pula, ini adalah untuk pertamakalinya juga, acara di Desa Wonopringgo menggunakan pamflet cetak berwarna berukuran A3 yang difungsikan sebagai sarana promosi untuk kegiatan yang akan dilangsungkan. Sejarah Tercipta!!!
Sejatinya, acara tersebut hanya ditujukan untuk anak usia sekolah yang telah terdaftar di Sanggar Belajar Cerah saja. Namun, karena melihat antusias masyarakat Desa Wonopringgo yang cukup tinggi, akhirnya acara tersebut ditujukan untuk seluruh anak usia sekolah yang ada di Desa Wonopringgo.
Acara tersebut dilaksanakan di Gedung Serbaguna (GSG) Pringgodani Desa Wonopringgo yang pembangunannya masih berjalan hingga saat ini. Namun, tidak mengurangi kekhidmatan keberlangsungan acara. Karena pada dasarnya GSG Pringgodani telah dapat digunakan secara fungsional. Acara dimulai dengan kata sambutan dan pembacaan doa yang sekaligus dibuka langsung oleh saudara Ibnu Ziyad yang menjabat sebagai ketua Sanggar Belajar Cerah Desa Wonopringgo. Setelah itu, dilanjutkan dengan menonton film-film bertema pendidikan umum, pendidikan islami ataupun agama serta film-film motivasi. Menjelang waktu berbuka puasa, kira-kira pukul 17.00 WIB serangkaian acara dilanjutkan dengan ceramah atau kuliah singkat yang di bawakan langsung oleh ustadz-ustadz yang ada di Desa Wonopringgo, diantaranya adalah Ustadz Wisman dan Ustadz Mustolih.
Memasuki acara berbuka puasa, acara dilanjutkan dengan pembacaan doa berbuka puasa yang dipimpin langsung oleh ustad yang mengisi ceramah, yang kemudian diikuti oleh peserta. Setelah itu dilanjutkan dengan acara buka bersama. Pada pelaksaan acara kali ini, pihak penyelenggara baru bisa menyediakan takjil untuk berbuka saja, sementara untuk makan masih belum bisa disediakan sekaligus oleh pihak penyelenggara. Oleh karena itu, untuk makan dibawa sendiri oleh masing-masing peserta dari rumah. Setelah berbuka puasa, dilanjutkan dengan sholat berjamaah, kemudian serangkaian acara tersebut selesai dan ditutup dengan foto bersama.
Acara yang merupakan program dari Sanggar Belajar Cerah Desa Wonopringgo ini dilaksanakan dengan tujuan untuk lebih mendekatkan para pengajar di sanggar belajar cerah dengan anggota yeng telah terdaftar di sanggar belajar. Selain itu, acara ini dimanfaatkan juga untuk mempromosikan sanggar beljar cerah kepada peserta pesantren kilat yang belum tergabung di Sanggar Belajar Cerah Desa Wonopringgo. Perlu diketahui, pendanaan dari acara ini sebagian berasal dari Karang Taruna Pringgodani Desa Wonopringgo dan sebagian lagi berasal dari keuntungan yang didapat dari usaha PPOB (Pembayaran Online) yang juga dikelola langsung oleh Karang Taruna Pringgodani Desa Wonopringgo. Harapannya untuk tahun-tahun berikutnya, acara ini tetap diselenggarakan dengan jumlah peserta yang lebih banyak lagi. Serta sajian buka puasa yang lebih bervariasi lagi. Jadi, tidak hanya berupa takjil saja, tetapi bisa sekaligus menyediakan makan untuk berbuka puasa. Mungkin, tahun depan ada yang mau berpartisipasi membatu acara ini? :D
Untuk galeri foto lengkap acara, dapat dilihat di menu samping bagian kanan di halaman utaman website desawonopringgo.com pada tautan "Galeri Foto" atau dapat dilihat melalui tautan berikut ini KLIK

Salam MANTap!
"Menuju Wonopringgo MANTap! (Mandiri, Aman, Nyaman dan Terampil)"


ENGLISH

In Wonopringgo Village, there are something different on Ramadhan this year. Due implementation of religious themed activities. These activities are called "Pesantren Kilat Mini" and breaking the fasting together. In Ramadan this year, this event are held on every Sunday after Ashar during Ramadan. Precisely on 4, 11 and 18 June 2017.
This event are organized by "Cerah's Library of Wonopringgo Village" and assisted by "Karang Taruna Pringgodani" Wonopringgo Village. FYI, this is the first time "Pesantren Kilat" event there are organized by Cerah's Library of Wonopringgo Village. As well as "Pesantren Kilat" event which is for the first time successfully held in the environment of Wonopringgo Village. Also note, this is for the first time also, event in Wonopringgo Village using a color print pamphlet size of A3 that functioned to promote event that will be held. History Created !!!
Initially, this event is only aimed for school aged children who have enrolled in "Sanggar Belajar Cerah". However, due to considerable enthusiasm of society Wonopringgo Village, finally this event are aimed at all school aged children in Wonopringgo Village.
This event was held on Multipurpose Building Pringgodani in Wonopringgo Village which is currently under construction. However, it doesn't diminish the sustainability of the event. Because basically Multipurpose Buildings Pringgodani has been able to use functionally. This event started with a welcome speech and prayer readings which was simultaneously opened by Ibnu Ziyad who served as chairman of "Sanggar Belajar Cerah" Wonopringgo Village. After that, followed by watching films on theme of general education, Islamic or religious education and motivational films. Approaching time of breaking the fasting, about 17.00 WIB the events followed by a lecture or short lecture that brought directly by the cleric in Wonopringgo Village, among them are Ustadz Wisman and Ustadz Mustolih.
Entering the time of breaking the fasting, the event continued with recitation of breaking the fasting prayer, lead by cleric who filled the lecture, which was then followed by the participants. After that, followed with breaking fasting together. On this event, the organizers just can provide takjil (Food and drink that use to breaking the fasting), while meals can't be provided at once by the organizers, because the limited of cost. Therefore, meals brought by each participant from home. After breaking the fast, followed by praying in congregation, then series of this event are completed and closed with a photo together.
This event which is a program of "Sanggar Belajar Cerah" Wonopringgo Village was held with aim to more familiarize tutors in "Sanggar Belajar Cerah" with members who have registered in "Sanggar Belajar Cerah". In addition, this event is also used to promote "Sanggar Belajar Cerah" to participants who aren't yet incorporated on "Sanggar Belajar Cerah" Wonopringgo Village. FYI, funding from this event is partly from Karang Taruna Pringgodani Desa Wonopringgo and partly derived from profits of PPOB (Online Payment) which is also managed directly by Karang Taruna Pringgodani Wonopringgo Village. Hopefully for the next years, this event will be held with more participants and the organizers can provide more varied food and meals. So, not only takjil only, but can also provide meals to break the fasting. Maybe, next year someone or you will participate to help this event? : D
For full photo of this event, it can be seen in the right side menu on main page of desawonopringgo.com on the "Photo Gallery" link or can be viewed through by following link CLICK

Salam MANTap!
"Menuju Wonopringgo MANTap! (Mandiri, Aman, Nyaman dan Terampil)"